Latar Belakang
Perusahaan modern tidak lagi dinilai hanya dari kinerja finansial, tetapi juga dari dampak sosial dan kesejahteraan karyawannya. Pemangku kepentingan, termasuk investor, konsumen, dan masyarakat, semakin menuntut organisasi untuk berkontribusi secara nyata terhadap kesejahteraan sosial dan kualitas hidup manusia. Dalam konteks ini, employee wellbeing dan social impact menjadi dua elemen strategis yang saling terkait.
Namun, banyak organisasi menjalankan program sosial dan kesejahteraan karyawan secara terpisah dan tidak terintegrasi dengan strategi bisnis. Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sering kali bersifat simbolik, sementara inisiatif wellbeing karyawan terbatas pada aktivitas jangka pendek. Ketidakterpaduan ini menyebabkan rendahnya dampak dan keberlanjutan program.
Pendekatan strategis terhadap social impact dan employee wellbeing menuntut pemahaman bahwa kesejahteraan karyawan merupakan fondasi dari kontribusi sosial yang autentik. Karyawan yang sehat secara fisik dan mental lebih mampu berkontribusi secara positif kepada organisasi dan masyarakat. Sebaliknya, organisasi yang memiliki tujuan sosial yang jelas dapat meningkatkan makna kerja dan keterikatan karyawan.
Pelatihan Social Impact & Employee Wellbeing Strategy dirancang untuk membantu pimpinan dan praktisi HR menyusun strategi yang mengintegrasikan kesejahteraan karyawan dengan dampak sosial organisasi. Program ini menekankan pada perencanaan berbasis nilai, pengukuran dampak, dan keterlibatan karyawan, sehingga social impact dan wellbeing tidak hanya menjadi program tambahan, tetapi menjadi bagian inti dari strategi keberlanjutan organisasi.
Tujuan Pelatihan
Tujuan Umum:
Mengembangkan strategi terintegrasi antara employee wellbeing dan dampak sosial organisasi.
Tujuan Khusus:
Peserta mampu:
- Memahami keterkaitan antara wellbeing karyawan dan social impact.
- Menyusun strategi wellbeing yang berkelanjutan dan berdampak.
- Mengintegrasikan program sosial dengan tujuan organisasi.
- Meningkatkan keterlibatan karyawan melalui makna kerja.
- Mengukur dan mengevaluasi dampak sosial dan wellbeing.
- Memperkuat reputasi dan keberlanjutan organisasi.