DESKRIPSI KEGIATAN Di era organisasi yang bergerak cepat, penuh ketidakpastian, dan kompleksitas interdependen, kepemimpinan yang efektif menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis atau kecakapan manajerial tradisional. Pemimpin modern perlu memahami bagaimana otak membuat keputusan di bawah tekanan, bagaimana emosi mempengaruhi perilaku individu dan kolektif, serta bagaimana komunikasi dapat membentuk budaya organisasi. Dalam konteks ini, Neuroleadership muncul sebagai pendekatan terapan yang memadukan ilmu saraf (neuroscience), psikologi kognitif, dan praktik kepemimpinan agar pengambilan keputusan, manajemen perubahan, dan pengembangan tim menjadi lebih adaptif dan berkelanjutan. Sementara itu, teknik praktis yang berakar pada Neuro-Linguistic Programming (NLP) dan Hipnoterapi telah menunjukkan kemampuan untuk mempercepat perubahan pola pikir, meningkatkan regulasi emosi, membangun kondisi mental optimal (resource states), serta memperkuat motivasi dan performa. Teknik seperti anchoring, reframing, timeline, future pacing, submodalities, dan pola bahasa hipnotik telah diaplikasikan secara luas dalam coaching, pengembangan kepemimpinan, dan intervensi kesejahteraan mental. Perpaduan konsep Neuroleadership dengan keterampilan praktis NLP–Hipnoterapi memungkinkan transformasi yang tidak hanya teori tetapi juga terukur dalam perilaku kerja sehari-hari. Organisasi yang menginvestasikan pada pengembangan kemampuan tersebut akan mendapatkan beberapa manfaat nyata: pengambilan keputusan yang lebih cepat dan lebih berkualitas, kemampuan memimpin perubahan yang lebih tinggi, pengurangan implikasi stres pada produktivitas, peningkatan keterlibatan karyawan, serta hubungan interpersonal yang lebih efektif. Untuk mencapai hasil ini, pelatihan harus dirancang berbasis kompetensi— menghubungkan tujuan pembelajaran dengan praktik langsung, asesmen keterampilan, dan rencana tindak lanjut yang jelas. Selain kemampuan teknis kepemimpinan, aspek lain yang kritikal adalah pengembangan visionary leadership skills, kemampuan memformulasikan visi yang inspiratif dan mengkomunikasikannya sehingga memotivasi tim; clear vision untuk arah strategis yang kongruen; relation skills untuk membangun kepercayaan dan rapport; strategic thinking dan systemic thinking untuk memetakan interaksi internal dan eksternal; serta self skills, kecakapan mengelola diri sendiri yang meliputi regulasi emosi, self-awareness, dan resilience. Dalam praktik coaching dan mentoring, coaching skills with NLP membantu pemimpin menjadi fasilitator perubahan, sementara pemahaman mendalam tentang belief and value memungkinkan intervensi yang menghormati kultur individu dan organisasi. Pelatihan ini dirancang untuk menjadi transformasional, bukan hanya transfer pengetahuan tetapi juga pengalaman praksis yang membuat peserta dapat menerapkan teknik langsung di lingkungan kerja. Metode yang digunakan menitikberatkan pada experiential learning: 70% praktik (role-play, micro-coaching, live demo, guided hypnosis) dan 30% teori (kerangka kerja neurosains, konsep NLP, dan model kepemimpinan). Etika profesional menjadi landasan penting: teknik persuasi, bahasa hipnotik, dan strategi pengaruh yang diajarkan harus dipahami dan digunakan dengan tanggung jawab , bertujuan untuk memberdayakan, bukan memanipulasi. Oleh sebab itu materi mencakup pengembangan belief & value etis serta perjanjian komitmen agar para peserta dapat memakai teknik ini secara bertanggung jawab di lingkungan bisnis dan sosial mereka. Dengan latar belakang tersebut, pelatihan “Neuroleadership: Mengelola Pikiran, Emosi, dan Tim untuk Kinerja Optimum” selama 2 hari ini disusun untuk menghadirkan paduan ilmu dan praktik—menghasilkan pemimpin yang lebih sadar neurologis, komunikator yang persuasif namun etis, serta praktisi coaching yang mampu mendorong perkembangan diri dan tim secara berkelanjutan.
TRAINER Dr. Patisina., ST., SH., MH., M.Eng.,C.MEd., HRM., CHt, CI., CMT.NLP Dr. Patisina adalah seorang profesional multidisiplin yang memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang Teknik Industri, Hukum, dan Psikologi. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana dan Magister di bidang Teknik Industri dan Hukum, serta menempuh pendidikan Doktor (S3) dalam bidang Psikologi. Kombinasi keilmuan yang luas ini menjadikan beliau sosok yang unik dalam mengintegrasikan pendekatan ilmiah, teknis, hukum, serta psikologis dalam setiap peran profesional yang dijalankannya. Dalam perjalanan kariernya, Dr. Patisina telah memperoleh berbagai sertifikasi profesional berskala nasional dan internasional, di antaranya Certified Master Trainer BNSP, Certified Master Trainer Life Coach, Certified Assessor BNSP, dan Certified Mediator BNSP (C.MEd.), Certified Paralegal (CPP). Beliau juga merupakan Certified Professional Hypnotherapist (LSK), Certified Instructor Hypnosis & Hypnotherapy (IBH), serta Certified Instructor & Professional Hypnotherapist (PRAHIPTI). Sebagai anggota aktif dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PRAHIPTI Kota Medan, beliau berperan sebagai Assessor dan Pembimbing (Mentor Hypnotherapy PRAHIPTI, berkontribusi dalam peningkatan standar profesionalisme di bidang hipnoterapi. Di tingkat internasional, Dr. Patisina memiliki lisensi sebagai Certified International NLP Trainer NFNLP–Florida, Master NLP NFNLP–Florida, Certified NLP Practitioner NFNLP, dan Licensed NLP Practitioner NLP Society Orlando. Beliau juga tercatat sebagai Certified Trainer NLP Neo NLP Society, Certified HRBP, Certified HRMP, Certified CPHRM, serta Certified Life Coach Trainer dan Master Trainer dari IALC. Sebagai Direktur LKP Rumah Belajar NLP, Dr. Patisina memimpin lembaga pelatihan yang berfokus pada pengembangan kapasitas individu dan organisasi melalui pendekatan Neuro-Linguistic Programming (NLP), Coaching, dan Hypnotherapy. Di bawah kepemimpinannya, lembaga ini menjadi wadah pengembangan sumber daya manusia yang berbasis sains perilaku dan metodologi pembelajaran transformasional. Selain sebagai pelatih dan fasilitator, Dr. Patisina juga aktif dalam dunia akademik sebagai Dosen Program Magister Psikologi Universitas Medan Area, di mana beliau mengajar serta meneliti dalam bidang psikologi terapan, komunikasi terapeutik, pengembangan manusia, dan neurosains dalam konseling. Dalam kapasitasnya sebagai praktisi bisnis dan pemilik usaha, Dr. Patisina terus mengembangkan model bisnis yang berpijak pada nilai, potensi manusia, serta keseimbangan antara sains, hukum, dan psikologi. Pendekatan integratif yang ia kembangkan menempatkannya sebagai sosok inspiratif di bidang pengembangan sumber daya manusia dan kepemimpinan transformasional. Bidang keahlian yang ditekuni oleh Dr. Patisina meliputi Neuro-Linguistic Programming (NLP), Hypnotherapy dan Psikologi Terapan, Mediasi dan Resolusi Konflik, Paralegal, Coaching dan Mentoring Profesional, Pengembangan SDM (HRM/HRD), Leadership & Organizational Development, Legal Psychology dan Forensic Communication, serta Industrial Engineering & Productivity Improvement. Dalam kiprahnya, Dr. Patisina aktif berkontribusi dalam berbagai organisasi profesional, di antaranya Dewan Pengurus Cabang PRAHIPTI Kota Medan, NFNLP–Florida USA, IBH (Indonesia Board of Hypnotherapy), Neo NLP Society Indonesia, dan LKP Rumah Belajar NLP Yogyakarta.